Banyak salah paham antara stavolt dan automatic soft start

7/27/2020
Pemula terkadang kita hanya ikut-ikutan tanpa mencari tahu lebih apa fungsi kedua alat antara stavolt dan automatic soft start khususnya pengguna mesin fotocopy atau pengguna alat elektronik rumah tangga lainnya. Ada cerita unik yang beberapa hari sebelum saya mempublish artikel ini, mengenai banyak kesalahpahaman membedakan antara dua fungsi alat stavolt dan automatic soft start.

Sebetulnya cerita ini tidak perlu sih saya ulas disini, tapi saya rasa agar kita semua sama-sama belajar dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk teman-teman pembaca semua. Saya pribadi adalah tukang service mesin fotocopy kyocera m2040dn yang baru pertama kali ini mendengar cerita lucu dari konsumen yang menghubungi saya karena mesin fotocopynya mati tidak mau hidup lagi.

Singkat cerita beliau ini bercerita melalu chat whatsapp kira-kira begini isinya.

Kang mesin fotocopy kyocera m2040dn ku mati, kayaknya mainboard deh yang kena.
Saya pun menjawab : Mati kenapa kesambar petir, masuk cicak, listrik atau problem lainnya?

Gak tahu kang padahal sudah dikasih stavol sama penjual mesinnya waktu beli, tapi kok tetap nembak kes mesin fotocopynya bukan ke stavolnya.
Saya sempat agak sedikit ragu disini apabila mesin betul menggunakan stavol kenapa tidak ada angin tidak ada hujan bisa mati mendadak mesin ini?

Saya bertanya : Coba kirimkan foto stavolnya (Saya semakin penasaran)
Saya tunggu beberapa menit baliau tidak membalas, semakin penasaran saya kirim lagi pesan mana fotonya?

Clenting!
Wa saya bunyi lagi Jregggg!!

Gambar foto stavol yang beliau adalah seperti dibawah ini :

Banyak salah paham antara stavolt dan automatic soft start
Perbedaan antara stavol dan automatic start

Saya langsung megirim imoticon :)

Yang menandakan senyum, lalu menjelaskan bahwa automatic soft start bukanlah penyetabil listrik pada mesin. penjelasan lengkapnya bisa dibaca dibawah ini :

Menghemat Listrik Ala Starting Atau Alat Soft Starter. ... Fungsi starting atau soft start untuk mencegah listrik turun saat peralatan dihidupkan sudah diketahui sejak lama. Tapi sebenarnya alat ini juga mempunyai fungsi untuk menghemat listrik akibat tarikan awal peralatan listrik yang biasanya memakan banyak listrik.

Nah setelah membaca penjelasan automatic soft start tentu sekarang anda sudah mulai membayangkan apa maksud dari pejelasan diatas.

Bagus Mana? antara stavolt dan automatic soft start

Ada beberapa pertanyaan yang mungkin masih belum paham antara perbandingan keduanya sehingga menanyakan bagus mana antara pengguaan stavolt dan automatic soft start? Jawabannya sesuai kebutuhan. Untuk melengkapi jawaban atas pertanyaan ini anda akan paham ketika membaca perbedaan antara stavolt dan automatic soft start.

Kalangan pengusaha fotocopy pemula banyak yang masih bertanya-tanya tanpa mencari tahu apa perbedaan keduanya. Padahal apabila salah pengguaan maka resiko kerusakan sangat dekat dengan mesin fotocopy yang kita gunakan.

Seperti cerita saya diatas, kerusakan yang ditimbulkan bisa saja mesin fotocopy mati total ? pertanyaanya kenapa ini bisa terjadi?


Nah sekarang saat anda sudah membaca perbedaan keduanya. saatnya saya jelaskan apa fungsi dari automatic soft start ini. secara singkat automatic soft start beda fungsi dengan stavolt jadi listrik yang masuk ke mesin akan diperkecil sesuai dengan ukuran automatic soft start yang kita gunakan selain itu alat ini akan menahan jegleg pada meteran listrik.

Terus gimana kalo mesin fotocopy butuh suplay listrik besar? disinilah bahayanya apabila kita menggunakan automatic soft start maka mesin akan dikompres listriknya dengan asupan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

Resikonya!
Mesin bisa saja lama kelamaan melemah sehingga menyebabkan bagian mainboard atau elektronik lainnya rusak bahkan mati karena kurangnya asupan listrik yang seharusnya diberikan.

Perbedaan stavolt dan automatic soft start



Perbedaan antara keduanya jelas terlihat dari bentuknya saja (Jika anda memperhatikan) secara fisik stavol memiliki jarum atur yang akan mengatur naik turunya tegangan listrik yang ada di rumah anda. sehingga suplay akan terus diseimbangkan sesuai dengan nilai dari volt stavolt itu sendiri.

Misalnya anda memiliki stavol dengan tegangan 500 VA maka stavol akan berusaha menyuplai listrik dengan tegangan tersebut. sehingga sering kita dengar pada stavol bunyi ngek - ngek dibarengi dengan jarum naik turun.

Hal ini menandakan bahwa listrik sedang naik turun dan stavol sedang berusaha menyeimbangkannya. Terus bedanya apa dengan automatic soft start?

Nah ini menarik teman- teman!
Setelah anda membaca penjelasan stavol kita akan menjelaskan mengenai fungsi dari sebuah alat yang dinamakan automatic soft start. Singkatnya fungsi alat ini adalah untuk menghemat listrik dan anti jeglek pada mcb meteran PLN, Penggunaanya biasanya untuk mengakali mesin yang daya listriknya besar yang menyebabkan MCB meteran turun saat menghidupkan mesin fotocopy atau elektronik lainnya.

Cara kerja alat ini adalah memperkecil daya yang masuk ke dalam alat elektronik yang kita gunakan sehingga listrik tidak jepret dan tetap bisa hidup walaupun elektonik berdaya besar. Inilah uniknya alat automatic soft start.

Tapi. perlu diketahui perbedaan antara stavolt dan automatic soft start itu berbeda fungsi. jika belum jelas juga silahkan baca lagi dari awal artikel ini dan simak serta resapi pelan - pelan dari keduanya.

Semoga artikel ini membantu menambah wawasan anda perbedaan antara keduanya..

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »