Wajib tahu ciri - ciri materai palsu yang marak beredar jangan sampai tertipu

9/15/2019
Saat ini penjual materai dibuat dilema dalam pembelian materai apalagi anda sebagai pengusaha fotocopy materai seolah sudah melekat dengan usaha bisnis jasa penjualan fotocopy ini, meskipun keuntungan materai tidak besar namun banyak sekali konsumen yang akan menanyakan materai di toko kita. Alih - alih hal tersebut ternyata menjadi kesempatan untuk para penipu yang tertarik dengan harga materai ini dan memalsukannya untuk dijual dipemasok - pemasok materai seperti warung, tempat fotocopy. untuk orang yang awam tentu tidak memperhatikan bentuk dan juga ciri - ciri khusus dari materai ini. karena mungkin mereka tidak tahu bahwa materai juga saat ini sudah beredar yang palsu.

Materai Palsu marak beredar dipasaran.

Sebetulnya materai palsu ini sudah lama sekali beredar dipasaran, termasuk saya pribadi pernah di datangi seorang pemasok materai saat itu sekitaran tahun 2017. ada seseorang menawarkan materai kepada saya untuk dijual kembali dengan harga yang jauh lebih murah dari biasanya, untung nya saya waktu itu tidak mau beli karena saya memang sudah curiga bentuk materainya ada sedikit perbedaan di bagian belakangnya. yang biasanya materai bagian belakangnya seperti ada lapisan lem sedangkan yang ditawarkan kepada saya seperti tidak ada lem nya. meskipun saat itu saya belum tahu jika ada materai palsu beredar dengan keraguan tersebut akhirnya saya tolak.

Apasih Fungsi Materai

Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UU No. 13 tahun 1985 tentang bea materai adalah pajak dokumen yang dibebankan oleh negara untuk dokumen - dokumen tertentu. Surat perjanjian yang dibuat tanpa menggunakan materai maka surat tersebut tidaklah sah dan tidak ada penguat. sehingga dalam hal ini materai sangat penting dalam urusan surat menyurat. Fungsi materai sebagai alat untuk memberikan nilai hukum kepada sebuah dokumen penting.

Kenapa materai dipalsukan?

Saya rasa hal - hal yang memiliki nilai jual tinggi dengan harga modalnya rendah pastinya ada yang tertarik ingin memalsukannya. seperti halnya materai jika kita perhatikan hanyalah kertas satu lembar dengan ukuran beberapa cm saja dengan harga jual Rp.6000 tentu jika kita lihar dari modal sipenipu mereka hanya mengeluarkan modal beberapa rupiah saja. oleh sebab itu ketertarikan mereka terhadap pemalsukan materai menjadi marak. Untuk menghindari menjadi korban pemalsuan materai tentu kita haruslah waspada terhadap tawaran - tawaran penjual materai apalagi jika si penjualnya tidak jelas dari mana.

langkah terbaiknya jika kita ingin membeli materai belilah di kantor pos terdekat. karena kantor seperti ini tidak mungkin akan memberikan materai palsu namun bukan berarti anda juga harus percaya 100% cobalah untuk mengecek materai tersebut sesuai dengan penjelasan dibawah ini cara membedakan materai asli dan palsu.

Dilangsir dari beberapa berita seperti cermati.com mengenai materai palsu ini ternyata memang terdapat tanda - tanda khusus mengenai materai palsu ini. jadi teman - teman penjual materai harus lebih hati - hati sebelum memutuskan untuk membeli materai yang akan dijual lagi.

Ciri - ciri materai palsu dan asli dilangsir dari cermati.com

  1. Dilihat
  • Secara kasat mata, apabila motif bunga pada meterai asli dimiringkan, warnanya bisa berubah. Untuk nominal Rp3.000 perubahan dari hijau ke biru (green to blue), dan untuk nominal Rp6.000 perubahannya dari magenta ke hijau (magenta to green)
  • Perforasi atau lubang kecil ada tiga jenis, yakni perforasi bintang pada sisi kiri, oval pada sisi kiri dan kanan, dan perforasi bulat pada seluruh sisi sebagai pemisah antar keping
  • Terdapat efek warna warni pada hologram dan ini terlihat secara kasat mata. Sedangkan hologram stripe berwarna dasar silver atau perak, memiliki gambar Garuda Pancasila, logo Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan teks “PAJAK”
  • Ada 17 digit nomor seri.
  1. Diraba
  • Jika Anda raba menggunakan ujung jari, cetakan utama pada meterai tempel akan terasa kasar
  1. Digoyang
  • Tinta alih warna, yaitu tinta yang bisa berubah warna apabila dilihat pada sudut pandang yang berbeda
  • Untuk nominal Rp3.000 menggunakan tinta alih warna green to blue
  • Untuk nominal Rp 6.000 menggunakan tinta alih warna magenta to green
  • Jika menggunakan alat, apabila disinari lampu ultraviolet, salah satu cetakan dapat memendar atau berkilau. Terdapat serat-serat berwarna biru yang tidak memendar, berwarna orange yang memendar orange. Salah satu warna serat akan berwarna kehijauan ketika berada di bawah sinar ultraviolet.
Meterai Palsu
  • Kalau meterai palsu mempunyai warna lebih cerah dibanding yang asli. Warnanya pun tak akan memendar bila terkena sinar ultraviolet
  • Harga yang dijual pasti di bawah harga nominal
Setelah teman - teman mengetahui perbedaan materai asli dan materai palsu tentunya harus lebih waspada lagi sebelum memutuskan untuk membeli apalagi dalam jumlah banyak. Jangan sampai pembelian materai kita kepada pemasok yang untung nya tidak seberapa malah menjadi masalah pada jualan kita.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »