Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Sejarah dan Fakta Menarik Hari Kunjung Perpustakaan

Bagi kamu yang gemar membaca, pasti gak akan asing lagi mendengar kata perpustakaan.

Dimana di sana kita dapat menemukan berbagai macam jenis buku.

Nah di Indonesia, 14 September ditetapkan sebagai hari kunjung perpustakaan loo. Penasaran dengan sejarahnya? Yuk simak!

Sejarah hari kunjung perpustakaan


Perlu diketahui, sejarah kunjungan perpustakaan ini terjadi pada era Soeharto. Tepat pada tanggal 14 September 1950. 




Nah, adanya peringatan hari kunjung tersebut ialah guna meningkatkan kesadaran serta minat baca masyarakat Indonesia.

Melalui surat Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia No 020/A1/VIII/1995 tanggal 11 Agustus 1995 hari kunjung perpustakaan mulai digalakkan.

Perencanaan hari kunjung tersebut terjadi di Banjarmasin, ide dari Mastini Hardjoprakoso yang memang cukup dekat dengan Tien Soeharto yang menjadi ibu negara kala itu.

Mastini Hardjoprakoso merupakan Kepala Perpustakaan Nasional pertama di Indonesia yang menjabat pada tahun 1980 hingga 1998.

Pada akhirnya, Soeharto merespon surat Kepala Perpustakaan tersebut dan mulai meresmikan 14 September 1995 sebagai hari kunjung perpustakaan di Indonesia.

Fakta menarik hari kunjung perpustakaan

Memiliki perpustakaan kedua terbanyak di dunia

Di Indonesia jumlah perpustakaan memang mengalami pertumbuhan beberapa tahun ini.

Bahkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat jumlah perpustakaan di berbagai wilayah Indonesia sekitar 164.610.

Hal ini pula yang membuat Indonesia menjadi negara kedua yang memiliki perpustakaan terbanyak di dunia setelah India.

Minat baca masih rendah

Dalam sebuah laporan yang berjudul World's Most Literate Nations, Data Central Connecticut State University menempatkan Indonesia dalam peringkat 60 dari 61 negara.

Melalui hal ini, tentu saja Indonesia perlu lebih menggalakkan berbagai program guna meningkatkan kesadaran membaca.

Perpustakaan sekolah cukup banyak yang tak layak

Fakta menarik hari kunjung perpustakaan lainnya ialah, meski porsi perpustakaan sekolah cukup besar di Indonesia yakni sekitar 113.541 perpustakaan, akan tetapi banyak yang tak layak.

Dalam artian, kondisi perpustakaan mengalami kerusakan sehingga para siswa kurang mendapatkan akses guna membaca di perpustakaan sekolahnya.

Menjadi program prioritas nasional

Untuk meningkatkan literasi kepada masyarakat umum guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dibuatlah beberapa program oleh perpusnas.

Program Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tersebut seperti:

  •     Membangun perpustakaan.
  •     Menyediakan perpustakaan keliling.
  •     Membuka akses membaca yang lebih mudah melalui web resmi perpusnas.

Demikian pembahasan mengenai sejarah hari kunjung perpustakaan dan fakta menariknya.

Mudah-mudahan kesadaran untuk membaca buku masyarakat Indonesia kian meningkat ya. Semoga bermanfaat!

Sumber: Klik disini (di isi sama https://www.enkosa.com)



Posting Komentar untuk "Sejarah dan Fakta Menarik Hari Kunjung Perpustakaan"