Jenis sablon ini paling banyak di gunakan dan tahan lama

Screen printing atau disebut sablon manual adalah proses di mana penggunaan kain kasa yang dipasangkan ke semacam bingkai kayu, Jenis percetakan sablon manual ini adalah tipe tradisional namun keberadaanya masih tetap digunakan hingga saat ini. 

cewek cantik

Screen printing atau merupakan satu cara menyablon dengan teknik sederhana namun perlu di pelajari lebih luas. Dikalangan Pembisnis usaha sablon ini sangat menggiurkan, apalagi ketika masa kampanye mulai datang. Omset bisnis sablon bisa meroket. 

Mulai dari pembuatan kaos, bendera, umbul - umbul dan lainnya yang memerlukan jasa sablon. Misalnya salah satunya kaos merupakan media kampanye paling wajib dalam acara pilkada tersebut. Selain itu, sablon kaos juga masih sangat eksis digunakan untuk media promosi dikalangan usaha dan bisnis. Untuk anda yang ingin memulai bagaimana cara menyablon dengan hasil yang memuaskan dan umum di gunakan dikalangan pembisnis sablon. Sablon manual jawabannya.

Namun tidak ada salahnya ketika anda ingin berinovasi dengan teknik - teknik lain misal sablon digital, sablon DTG semua tergantung pandangan masing - masing pihak. Nah, coba simak cara dan alat sablon manual berikut ini :

Peralatan dan perlangkapan sablon 

Ada beberapa alat yang perlu disiapkan sebelum memulai teknik sablon manual, Pertama Kaos, Papan triplek yang luasnya sesuai ukuran kaos, screen yang sudah di afdruk, rakel, tinta sablon, lakban bening, plastik bening, hairdrayer, dan kain perca berbahan katun dan juga sediakan air sesuai kebutuhan yang digunakan untuk mengeringkan sisi tinta.



Proses mencetak

Beberapa langkah ini bisa diterapkan untuk menerapkan sablon secara manual.

  1. Siapkan kaos yang akan disablon, lalu memasukkan tatakan tripleks ke bagian dalam kaos. Tujuannya supaya tinta tidak merembes hingga ke bagian belakang. Termasuk berfungsi agar posisi kaos lebih stabil saat sedang disablon.
  2. Taruhlah screen atau kaian kasa sablon di permukaan kaos. Anda bisa mengatur posisi gambar disesuaikan dengan rancangannya. Kalau akan menyablon teks atau gambar dengan warnanya melebihi satu, sebaiknya menutupi gambar lainnya dengan plastik bening dengan bantuan selotip atau lakban.
  3. Atur posisi screen berdasarkan rancangan gambar tersebut.
  4. Selanjutnya menuang tinta di pinggir gambar di sisi atas dengan menghadap objek gambar itu. Kemudian menarik cat sablon itu mengarah bawah memakai rakel bertekanan rata dengan sekali tarikan saja.
  5. Kalau hanya menyablon satu warna saja, teknik ini telah selesai. Anda bisa melihat hasil sablon dengan mengangkat bagian rangka screen secara perlahan. Kemudian mengeringkan kaos.
  6. Jika Anda ingin membuat desain lebih dari satu warna. Maka lanjutkan dengan membersihkan tinta yang melekat pada rangka. Lalu menyiapkan gambar pada bidang selanjutnya dan tutupi bagian lainnya memakai selotip dan plastik.
  7. Taruhlah kaos yang telah disablon warna pertama pada meja yang sudah disiapkan. Agar hasilnya bagus, maka penempatan screen wajib diatur dengan baik.
  8. Aturlah hasil teknik sablon ini dan mengulangi langkah kedua dan keempat guna menghasilkan warna kedua.
  9. Anda bisa mengulangi proses sablon itu hingga rampung, sampai warna terakhir yang diinginkan menggunakan teknik sablon manual.

Proses setelah sablon

Langkah berikutnya adalah proses pengeringan dengan cara hairdrayer menggunakan pengering rambut. Bisa juga dengan memakai blower, kipas angin dan sebagainya. Proses curing juga bisa dilakukan dengan memakai mesin flash heater atau mesin conveyer. Proses pengopenan atau burning juga bisa dilakukan. Tujuannya agar tinta bisa mencapai titik pengeringan yang optimal.

Dengan tahap ini anda sudah berhasil membuat sablon dengan teknik manual. jangan lupa share dan like artikel kami. 

0 Response to "Jenis sablon ini paling banyak di gunakan dan tahan lama"

Posting Komentar